Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

ASBABUN NUZUL

ASBABUN NUZUL A.Pengertian Asbabun Nuzul Ungkapan Asbab Al-Nuzul merupakan bentuk idhafah dari kata “Asbab”. Secara entimologi, Asbab Al-Nuzul adalah sebab-sebab yang melatarbelakangi terjadinya suatu peristiwa. Mestipun segala fenomena yang melatarbelakangi terjadinya suatu dapat disebut Asbaba Al-Nuzul, dalam pemakaiannya, ungkapan Asbab Al-Nuzul khusus dipergunakan untuk menyatakan sebab-sebab yang melatarbelaangi Al-Qur’an seperti halnya Asbab Al-Wurud secara khusus digunakan bagi sebab-sebab terjadinya Hadits. Pengertian secara terminologi ada beberapa ulama yang merumuskan, Shubhi Al-Shalih memberikan defenisi Asbab Al-Nuzul. Berdasarkan pengertian yang diungkapkan beberapa ulama diatas dapat disimpulkan bahwa Asbab Al-Nuzul adalah suatu yang menyebabkan turunnya satu ayat atau beberapa ayat Al-Qur’an yang berkenaan dengan kejadian, menjawab pertanyaan dan menerangkan hokum pada waktu terjadinya peristiwa. Melihat kepada defenisi yang diungkapkan para ulama Asbab Al-Nu...

RASM AL-QURAN

A.      Pengertian Rasm al-Qur’an Istilah  rasm  al-Qur’an terdiri dari dua kata:  rasm  dan al-Qur’an.  Rasm berasal dari kata  rasama-yarsamu  yang artinya menggambar atau   melukis. Istilah Rasm dalam Ulumul Qur’an diartikan sebagai pola penulisan Al-Quran yang digunakan oleh Utsman bin Affan dan Sahabat-sahabatnya ketika menulis dan membukukan Al-Qur’an. [4] Sedangkan Al-Qur’an adalah bacaan atau kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw dengan perantara Malaikat Jibril yang ditulis dalam mushaf-mushaf dan disampaikan kepada kita secara mutawatir (oleh orang banyak), mempelajarinya merupakan amal-ibadah, dimulai oleh surat al-Fatihah dan ditutup oleh surat an-Nas. [5] Berdasarkan makna bahasa itu dapat dikatakan bahwa  rasm  al-Qur’an berarti tata cara menuliskan  al-Qur’an yang dtetapkan pada masa Khalifah Utsman bin Affan. Ulama Tafsir lebih cenderung menamainya dengan istilah rasm al-m...

JAM'UL QUR'AN PADA MASA KHULAFAUR RASYIDIN

                  AL-QUR’AN DI MASA ABU BAKAR DAN ‘UMAR           1.Gerakan Mengumpulkan Shuhuf-shuhuf di Masa Abu Bakar Ash Shiddiq          Telah terang kita ketahui bahwa Al-Qur;an itu diturunkan berangsur-angsur. Setiap turun, Nabi SAW .menyuruh penulis wahyu menulisnya. Kebanyakan sahabat menghafalnya. Akan tetapi walaupu ditulis oleh para penulis wahyu, namun dia tidak terkumpul dalam suatu mushhaf(suatu buku).          Para sahabat dimasa Nabi SAW. Masih hidup pada menulis kepingan-kepingan tulang, pelepah-pelepah korma dan pada batu-batu. Mereka menulis Al-Qur’an pada benda-benda tersebut karena kertas pada masa itu belum ada.           Setelah Rasulullah SAW. Wafat dan Abu Bakar menjadi khalifah, Musailamah Al Kadzazab mengaku di...

NUZUL AL-QUR’AN DAN JAM’U AL-QUR’AN PADA MASA NABI

NUZUL AL-QUR’AN DAN JAM’U AL-QUR’AN PADA MASA NABI A.     Pembahasan 1.       Pengertian nuzul Al-Qur’an Nuzul secara harfiah artinya turun, sebagaimana disebutkan dalam Mufradat, Misbah wal Aqrab. Raghib dalam memaknai nuzul berkata, “al-Nuzul fii al-ashl: huwa inhitat min ‘ulu’ (Nuzul aslinya bermakna turunnya sesuatu dari atas). ö N ç F R r & u ä ç n q ß J ç F ø 9 t “ R r & z ` Ï B È b ÷ “ ß J ø 9 $ # ÷ P r & ß ` ø t w U t b q ä 9 Í ” \ ß J ø 9 $ # Ç Ï Ò È " Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan? " (Q.S. al waqi’ah : 69) $ u Z ø 9 t “ R r & u r y ‰ ƒ Ï ‰ p t ø : $ # Ï m Š Ï ù Ó ¨ ù ' t / Ó ‰ ƒ Ï ‰ x © ß ì Ï ÿ » o Y t B u r Ä ¨ $ ¨ Z = Ï 9 "…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ...." (Q. S. Al hadid : 25)   Secara etimologi, asbab an-nuzul adalah sebab-sebab yang melatar belakangi terjadinya sesua...